Awal Kalam Bersahut Salam Permudah Urusan Alam


Isnin, 2 Februari 2009

Tokoh Indonesia


Nama :
KH Abdullah Gymnastiar
Lahir :
Bandung, 29 Januari 1962
Nama Ayah :
Letkol H. Engkus Kuswara
Nama Ibu :
Ny. Hj. Yeti
Istri :
Ninih Muthmainah Muhsin
Anak :
- Ghaida Tsuraya
- Muhammad Ghazi Al-Ghifari
- Ghina Raudhatul Jannah
- Ghaitza Zahira Shofa
- Ghefira Nur Fatimah
- Ghaza Muhammad Al Ghazali
Pendidikan formal :
- D-3 PAAP (Pendidikan Ahli Administrasi Perusahaan) Unpad
- Fakultas Teknik Universitas Jenderal Ahmad Yani
Pendidikan Agama :
- Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya
- Belajar pada Ajengan Junaidi di Garut
Karir :
- Komandan Resimen Mahasiswa di Akademi Teknik Jenderal Achmad Yani (1982)
- Pendiri Kelompok Mahasiswa Islam Wiraswasta (1987)
- Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Bandung (1990- sekarang)
Alamat :
Jalan Gegerkalong Girang No 38, Bandung

KH Abdullah Gymnastiar
Kiai Sejuk di Tengah Kegerahan

TIAP hari, sejak awal Ramadhan, dai kondang K.H. Abdullah Gymnastiar muncul di hampir seluruh saluran TV di Indonesia. Kolom-kolomnya juga muncul menghiasi sejumlah media cetak. Meski begitu, lelaki kelahiran Bandung ini ogah disebut kiai atau ustad. Ia merasa srek dipanggil Aa Gym saja.

Jika dicermati, ada yang khas dari ceramahnya: topiknya ringan, pilihan katanya sederhana, dan dakwahnya disampaikan dengan cara yang lembut. Karena itu, ia disukai kalangan tua-muda. Bahkan kalangan non-Muslim pun tertarik menyimaknya. Menyusul tulisan The New York Times tentang dia , majalah Time bahkan sampai menulis empat halaman profil kiai modern ini.

Aa Gym memang menjadi fenomena tersendiri. Bahkan, kyai muda yang kondang dengan Manajemen Qolbu ini sejatinya tidak punya latar pendidikan pesantren yang ketat atau tradisionil. Ia bahkan pernah mengakui, sebelumnya tidak pernah terbersit sedikitpun dalam pikirannya untuk menjadi seorang kyai.

Bagaimana ceritanya seseorang yang tak mendapat pendidikan agama secara khusus tiba-tiba menjadi dai? Memang ada satu peristiwa yang menggugahnya. Satu hari, Aa Gym yang mempunyai aktivitas segudang, tersentak oleh keadaan adiknya, Agung Gunmartin yang mengalami cacat fisik. Agung menderita lumpuh, nyaris tuli telinganya dan bermata juling. Tapi A Agung, begitu panggilan adik ketiga Aa Gym ini, tetap kuliah dan beribadah dengan tekun. Wajah adiknya selalu dihiasi senyum. Tak pernah mengeluh. Aa Gym yang membantu adiknya pergi ke kampus dan ke mesjid.

Sampai suatu ketika, A Agung memberi nasihat yang sangat berarti bagi Aa Gym. Karena sikap tulus ikhlas A Agung ini, Aa Gym lalu mengangkat adiknya sebagai guru. Di lain waktu, seluruh anggota keluarga Aa Gym bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW. Mimpi itu lalu ditanyakan kepada ahli agama yang lebih paham. Dan semenjak pengalaman spiritualnya bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW, Aa mulai giat mendekatkan diri pada Allah SWT.

Menyusul serangkaian guncangan spiritual yang dialaminya, suatu saat ia bertemu seorang ulama sepuh di sebuah dusun di Garut bernama Ajengan Junaedi pada tahun 1980-an. Menurut Ajengan, ia mendapat karunia Allah berupa tanazzul. Katanya, manusia bisa mengenal Allah melalui dua jalan, yakni taraqi dan tanazzul.

Taraqi artinya proses pengenalan Allah melalui belajar dan riyadhah, sedangkan tanazzul tanpa melalui proses riyadlah langsung dibukakan hati untuk "mengenal-Nya". Selama tiga hari ia mendapat bimbingan dari Ajengan Junaedi, yang lalu menyarankan agar Gym menemui Allahyarham K.H. Choer Affandi, seorang ulama kharismatik di kawasan Tasikmalaya. Singkatnya, Kiai Choer mengatakan bahwa Aa Gym telah dikarunia ma'rifatullah, suatu ilmu yang tidak bisa diturunkan kepada sembarang orang.

Karena belum terpuaskan dahaganya, ia masih menemui dua ulama yang menurutnya faqih dan zuhud. Rupanya pendapat kedua ulama ini pun tak jauh berbeda. Kedua ulama itu adalah kakek dan ayah dari Ninih Muthmainah, yang lantas menjadi istrinya.

Pernah ia berhasrat untuk nyantri dan disampaikan kepada keempat ulama tersebut, namun jawabannya, "tidak diperlukan." Kata mereka, Allah telah berkenan mengaruniainya ilmu Laduni (ilmu yang diberikan Allah kepada hamba yang beriman, tanpa melalui proses belajar).

Gym sendiri merasakan suatu keajaiban yang sulit dicari penjelasannya. Setiap hari ia bisa mengajar banyak orang, dengan memahami begitu saja apa yang diceramahkannya. Saat seusainya ia periksa dengan kitab-kitab tafsir, ternyata sama persis. Berbekal ilmu laduni itu, ia mulai menyebarkan ajaran Islam melalui pengajian dan ceramah--baik secara langsung maupun menggunakan media cetak dan elektronik.

Dakwahnya tidak hanya disiarkan di televisi, juga disiarkan di berbagai radio seperti di Jakarta, Bandung, Semarang dan Medan. Bahkan, banyak isi ceramahnya yang sudah dibukukan, dibuat VCD (video compact disc), atau direkam di pita kaset. Kini, hampir setiap hari, menjelang magrib, dia tampil di sejumlah televisi swasta di Indonesia.

Sukses Aa Gym tak terlepas dari konsep barunya tentang syiar Islam. Dia menyiarkan Islam dengan format yang sangat sederhana, lugas dan renyah. Dai muda yang memulai karirnya pada 1990 itu kini menjadi pendakwah yang dikagumi hampir semua lapisan masyarakat. Mulai remaja, ibu rumah tangga, hingga para eksekutif perusahaan. Bahkan, BUMN seperti PT Telkom, Bank BNI, PT DI (Dirgantara Indonesia), dan PT KAI sering mengundang dia agar memberikan ceramah rohani.

Langkah awal dakwahnya dimulai dengan membangun Yayasan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT). Motto hidupnya; dengan Dzikir, Fikir, Ikhtiar; Daarut Tauhiid berusaha membentuk insan yang ramah, santun berwibawa, rajin, terampil cekatan dan tidak menyia-nyiakan waktu, karena hidup adalah untuk mempersembahkan yang terbaik, yang bermakna bagi dunia dan berarti bagi akhirat kelak.

Ide pembentukan DT terilhami oleh keberhasilan gerakan Al-Arqom dari Malaysia yang sukses mengembangkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari secara Islami. Tapi, perbedaannya, DT tidak bersifat eksklusif seperti Al-Arqom. DT terbuka untuk semua orang. DT, yang berarti perkampungan atau rumah bagi orang-orang yang bertekad mengabdi hanya kepada Allah SWT, dirintis dari usaha wiraswasta Agym bersama teman-temannya melalui lembaga Keluarga Mahasiswa Islam Wiraswasta (KMIW) pada 1987.

Saat itu, KMIW bergerak pada beberapa usaha kecil seperti pembuatan sticker, t-shirt, gantungan kunci, dan stationary yang dilengkapi slogan-slogan religius. Sebagian hasil usahanya digunakan untuk menopang dakwah, yaitu dalam bentuk pengajian rutin untuk remaja dan umum di bawah bimbingan Agym.

Seiring dengan perkembangan usaha dan peningkatan jemaah pengajian, maka pada 1990 KMIW mendirikan DT di rumah orang tua Agym. Beberapa waktu kemudian, DT pindah lokasi ke Jalan Gegerkalong Girang 38. Di lokasi baru yang berupa rumah pondokan dengan 20 kamar itu, Agym menyewa dua kamar. Di sini gerakan dakwah lelaki penggemar warna putih itu mendapat tantangan berat. Sebab, lokasi itu dikenal sebagai markas "biang kerok" keresahan masyarakat. Dan, dengan keteguhan jiwa, akhirnya lelaki yang pintar beradaptasi dengan lingkungan itu berhasil mengontrak seluruh kamar yang ada. Bahkan, Agym berhasil membeli rumah kontrakan tersebut langsung dari pemiliknya dengan harga Rp 100 juta.

Dia berhasil mengelola Yayasan Pesantren Darut Tauhid di Jalan Gegerkalong Girang No 38, Bandung. Pesantren yang dibangun di atas lahan seluas tiga hektare itu tergolong modern dan multifungsi. Ada bangunan masjid 1.000 meter persegi, ada cottage 24 kamar berkapasitas 80 orang (khusus bagi orang tua dan santri dari luar kota yang ikut pelatihan atau pesantren). Ada pula gedung serbaguna, kafetaria, serta swalayan mini yang megah dan elite. Ribuan santri belajar di sana. Bidang usahanya antara lain, swalayan, warung telekomunikasi, penerbitan buku, tabloid, stasiun radio, pembuatan kaset, dan VCD. Omzetnya miliaran rupiah.

Usaha Agym berjalan lancar. Pada 1994, lelaki yang antirokok itu berhasil mendirikan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) DT untuk menopang dakwahnya. Dan, pada 1995, seorang jemaah membelikan sebidang tanah berikut bangunannya di Jalan Gegerkalong Girang 30 D, sekitar 50 meter dari masjid. Bangunan itu lalu digunakan sebagai kantor yayasan, kediaman pemimpin pondok, Taman Kanak-kanak Al-Qur'an (TKA)/Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), ruang pertemuan, ruang produksi konveksi, gudang, dan kamar para santri.

Menjelang akhir tahun 1997, sarana dakwah dan perekonomian lelaki yang kurang suka pada pakaian batik itu bertambah lengkap setelah berdiri Gedung Kopontren empat lantai di seberang masjid. Gedung yang cukup representatif itu digunakan untuk kantor Baitul Mal wat-Tamwil (BMT), penerbitan dan percetakan, swalayan dan mini market, warung telekomunikasi, pusat informasi, serta lain-lain.

Pada 1999, DT berhasil memiliki Radio Ummat yang mengudara sejak 9 Desember 1999, mendirikan CV House and Building (HNB), PT MQs (Mutiata Qolbun Salim), PT Tabloid MQ, Asrama Daarul Muthmainnah 2000, Radio Bening Hati, dan membangun Gedung Serba Guna. Sampai 1999, aset DT--yang semula tidak seberapa--telah bernilai Rp 6 miliar.

Usaha ekonomi yang berjalan sukses tersebut ternyata sangat membantu Agym dalam menjalankan misi DT sebagai fasilitator pengembangan seluruh aktivitas sosial, budaya, teknologi, dan pendidikan yang bernuansa Islam. Dan, kesuksesan usaha ekonomi DT itu tercapai karena pengelolaannya menggunakan sistem keuangan yang transparan, profesional, dan inovatif, ditambah kejujuran para santri. Sifat jujur para santri itu tak terlepas dari peran sentral Agym dalam menggembleng mereka.

Dalam mendidik atau menyampaikan sebuah materi ajaran agama, Agym senantiasa menekankan pentingnya pembenahan hati, atau yang sering disebut metode Manajemen Kalbu. Manajemen Kalbu adalah upaya untuk mengatur dan memelihara kebeningan hati dengan cara mengenal Allah. Salah satu caranya dengan berzikir. Selanjutnya, hati yang damai itu diisi dengan nilai-nilai rohani Islam seperti sabar, rida, tawakal, ikhlas, jujur, dan disertai dengan ikhtiar.

Akhir November ini, ulama kondang ini, akan tampil di acara Sixty Minutes di TV NBC, AS. Media televisi di AS itu tertarik menampilkan Aa Gym karena ia dinilai menghadirkan sebuah nuansa Islam yang sejuk dan damai di Indonesia. Nuansa islami yang dinilai sangat berbeda dengan isu dan pandangan AS tentang Islam selama ini. (Hilman H-Tempo News Room)

abdullah gymnastiar

KH. Abdullah Gymnastiar, lahir di Bandung pada tanggal 29 Januari 1962 dari pasangan Leftenan Kolonel Haji Engkus Kuswara dan Ny. Hjh. Yeti Rohayati, sebuah keluarga yang dikenal relijius dan disiplin. Tak ingin disebut Kiai, atau Ustaz, tetapi lebih dikenal dengan panggilan Aa Gym. Dari pernikahannya dengan Ninih Muthmainnah Muhsin – cucu Kiai Haji Mohamad Tasdiqin (Pengasuh Pondok Pesantren Kalangsari, Cijulang, Ciamis Selatan) – Aa Gym dikuruniai tujuh orang anak, yakni Ghaida Tsuraya, Muhammad Ghazi Al-Ghifari, Ghina Raudhatul Jannah, Ghaitsa Zahira Shofa, Ghefira Nur Fatimah, Ghaza Muhammad Al-Ghazali, dan Gheriya Rahima. Tak ketinggalan, dua puluh lima orang anak angkat yang menjadi anak asuh di keluarga ini.

Latar belakang pendidikan Aa Gym memang tidak dibesarkan atau dididik di lingkungan pondok pesantren yang ketat - terutama pesantren dalam pengertian tradisional. Bahkan, guru pertama yang diakuinya adalah adiknya sendiri, Agung Gunmartin, seorang yang cacat, lumpuh, matanya juling, yang telinganya hampir tuli, yang tidak bisa bergerak. Namun adiknya ini sangat gigih, tetap rajin kuliah dan tak pernah lepas shalat tahajudnya. Meskipun untuk bernapas sudah susah sekali, dia tetap mendisiplinkan diri untuk ke masjid. Aa Gym dengan setia menggendong adiknya baik ke masjid maupun ke kampus.

Lama kelamaan, keadaan sang adik terus melemah, duduk pun sudah tidak mampu. Tangannya sudah tidak dapat digerakkan lagi. Namun demikian, kondisi ini dihadapi sang adik dengan penuh kesabaran, tanpa mengeluh. "Sampai akhirnya dia meninggal di pangkuan saya, betul-betul adik saya itu meninggal di pangkuan saya ketika menghembuskan nafas terakhirnya." kata Aa Gym.

Mimpi bertemu Rasulullah

Pencarian jati diri Aa Gym memang diwarnai dengan beberapa peristiwa ‘aneh’, seolah-olah Allah sudah mempersiapkan dirinya untuk menjadi pejuang di jalan-Nya. Bermula dari sebuah pengalaman langka: nyaris sekeluarga – ibu, adik dan dirinya sendiri – pada suatu ketika dalam tidur mereka secara bergiliran bermimpi bertemu dengan Rasulullah Saw. … Sang Ibu mendapati Rasulullah sedang mencari-cari seseorang… pada malam lainnya, giliran salah seorang adiknya bermimpi Rasulullah mendatangi rumah mereka. Ketika itu ayahnya langsung menyuruh Gymnastiar, "Gym, ayolah temani Rasul." Ketika ditemui, ternyata Rasul menyuruhnya untuk menyeru orang mendirikan solat.

Beberapa malam setelah itu, Aa Gym memimpikan hal yang sama. Dalam mimpinya dia sempat ikut solat berjamaah dengan Rasulullah dan keempat sahabat: Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali. "Saya berdiri disamping Sayidina Ali, sementara Rasulullah bertindak sebagai imam." katanya. Namun, sebelum mimpi ini, terlebih dahulu Aa Gym bermimpi didatangi seorang tua berjubah putih bersih yang kemudian mencuci mukanya dengan ekor bulu merak yang disaputi bulu madu. Setelah itu, orang tersebut berkata bahawa insyaAllah, kelak dia akan menjadi orang yang mulia.

Setelah peristiwa mimpi itu, mulai banyak peristiwa lain yang mengoncangkan batinnya. Masa-masa penuh peristiwa spiritual itu dijalani selama beberapa saat, yang membuat benar-benar ‘mabuk kepayang’ kepada Allah SWT. Selama dalam proses itulah, Aa Gym bertemu dengan empat orang ulama yang sangat mengerti keadannya, yang mengatakan bahwa Aa Gym telah dikaruniai ilmu laduni, yakni dengan secara langsung dibukakan hati untuk mengenal-Nya, tanpa melalui proses riyadhah. Demikian juga Kiai Haji Khoer Affandi, ulama tasawuf terkenal yang semasa hidupnya adalah pemimpin Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Tasikmalaya, mengatakan bahawa dirinya telah dikaruniai ma’rifatullah.

Beberapa saat setelah menimba ilmu kepada keempat ulama itu, Allah swt mengaruniakan kemudahan sehingga lidah dan pikirannya dimudahkan untuk menjelaskan segala sesuatu.

Pesantren dan Perniagaan

Kini, Aa Gym menjadi pimpinan di Pesantren Daarut Tauhiid yang berdiri sejak tahun 1990 dan telah tersebar di tiga kota: Bandung, Jakarta dan Batam. Strategi dakwah yang dilakukan di Daarut Tauhiid lebih diarahkan untuk membangun kekuatan akhlak dan ekonomi. Orientasi perbaikan akhlak dilakukan lewat pengembangan konsep Manajemen Qolbu, sedangkan aspek ekonomi ditandai dengan pengembangan sejumlah unit usaha antara lain minimarket, BMT, penerbitan, sanggar busana muslimah, wartel, kerajinan tangan, percetakan, radio, rekaman, dan production house.

Dengan motto Dzikir, Fikir, Ikhtiar; Daarut Tauhiid berusaha membentuk insan yang ramah, santun berwibawa, rajin, terampil cekatan dan tidak menyia-nyiakan waktu, karena hidup adalah untuk mempersembahkan yang terbaik, yang bermakna bagi dunia dan berarti bagi akhirat kelak

Pautan:
-KH Abdullah Gymnastiar Tawarkan Damai dan Manajemen Qalbu
-MQ Aa Gym
-CyberMQ

Jumaat, 30 Januari 2009

Kemusnahan Israel

Sumber : http://arruhuljadid86.blogspot.com/
Sebuah laporan yang tidak anda perolehi dari Media Pro Amerika

Pada pukul 10.30 waktu mesir 19 Jan 09 telah diadakan sidang media oleh Brieged Qassam yang diwakili oleh Abu Ubaidah. Ini diantara butir2 dalam sidang media tersebut:
80 TENTERA ISRAEL YG TERBUNUH (PALING KURANG)
49 DIBUNUH SECARA SECARA LANGSUNG. 48 SYAHID DIKALANGAN PEJUANG BRIGED QASSAM
MENJATUHKAN PESAWAT PENINJAU TANPA PILOT
MENEMBAK 4 HELIKOPTER
MEMUSNAHKAN 47 KERETA KEBAL DAN KENDERAAN TENTERA
MELANCARKAN 980 ROKET DAN MISIL KEARAH BANDAR2 ISRAEL
TIDAK ADA SEORANG PUN DIKALANG PEJUANG YANG DITANGKAP.
MELETUPKAN 79 BOM KE ARAH TENTERA ISRAEL.
MENEMBAK HENDAP 53 ORANG TENTERA ISRAEL
MELANCARKAN 12 SERANGAN HENDAP
BERTEMPUR SECARA BERDEPAN 19 KALI
MENAWAN TENTERA2 ISRAEL SEBANYAK 2 KALI DAN SEMUA TENTERA YANG DITAWAN SUDAH DIBOM OLEH JET PEJUANG ISRAEL
BERJAYA MELANCARKAN SATU SERANGAN BERANI MATI DI ATAS KERETA KEBAL ISRAEL.
MENGHENTIKAN SERANGAN (setelah 13 jam Israel mengistiharkan genjatan senjata sebelah pihak) DAN MEMBERI MASA SEMINGGU KEPADA TENTERA ISRAEL UNTUK KELUAR DARIPADA BUMI GAZZA.
Mereka telah menyatakan kejayaan mereka dalam peperangan dengan tentera Israel. Ini kerana mereka berjaya memusnahkan mekanisma ketenteraan israel dan menundukkan Israel untuk keluar secara berperingkat. Adapun Israel tidak mencapai matlamat mereka untuk menghapuskan hamas.
Malahan Abu Ubaidah mengatakan amat sedikit kerugian yang mereka alami dalam peperangan ini. Abu Ubaidah berkata 23 masjid telah dimusnahkan keseluruhannya oleh Israel dgn alas an ia tempat persembunyian para pejuang. Beliau menafikan pejuang bersembunyi di masjid walau sebuah pun.
Bila ditanya tentang pihak keamanan antarabangsa yang hendak menghalang senjata2 diseludup ke pada mereka, beliau menjawab:
"ليفعلوا ما شاؤوا، فإدخال السلاح الطاهر وصناعة السلاح المقاوم هو مهمتنا، ونعرف جيدا كيف ندخله".
“Buatlah apa yang mereka mahu, mendapatkan senjata yang bersih dan membuat senjata pejuang adalah tugas kami. Kami amat mengetahui bagaimana untuk mendapatkannya.”
Ulasan: Pasukan briged Qassam dan briged2 yang lain telah mencapai matlamat mereka iaitu menghalau Israel dr bumi. Adapun Israel tidak berjaya kerana gagal mencapai matlamat mereka. Kenyataan ini disokong dengan kenyataan parti likud (Israel)yg mengatakan tentera Israel tidak mencapai matlamat mereka dan mereka perlu meneruskan serangan terhadap hammas.
Kemenangan ini disifatkan oleh Ismail Haniah sebagai kemenangan ketuhanan (intisor rabbani) dan ianya dimiliki oleh semua orang Islam. Kekuatan ketenteraan pejuang hamas tidak terjejas melainkan sedikit. Tidak ada sorang pejuang pun yang ditangkap.
Tentera Israel hanya menangkap orang awam sahaja. 1300 manusia (sehingga saat artikel ini ditulis) yang dibunuh adalah orang awam yang mana 410 dari jumlah tersebut dikalangan kanak2 dan 104 dikangan wanita. Kemusnahan secara besar2an hanya pada bangunan awam dan rumah penduduk bukannya pada kekuatan ketenteraan pejuang palestin.
Abu Ubaidah menyifatkan kekuatan roket mereka tidak terkesan dengan peperangan selama 22 hari tersebut. Ini kerana kekuatan mereka sangat besar sperti yang dinyatakan oleh pakar ketenteraan Sofwat Zayyat bahawa al-Qassam memiliki puluhan ribu tentera dan tidak kurang 5000 roket. Semoga para pejuang palestin tetap teguh melawan kezaliman tentera Israel. Sabda Nabi saw:
لا تزال طائفة من أمتي على الحق ظاهرين ، لعدوهم قاهرين ، لا يضرهم من جابههم ، إلا ما أصابهم من لأواء
حتى يأتي أمر الله وهم على ذلك.)) قالوا : وأين هم يا رسول الله؟ قال (( ببيت المقدس وأكناف بيت المقدس
Maksudnya: “Sekumpulan dari kalangan ummatku akan mempertahankan kebenaran, mereka mengalahkan musuh2 mereka dan orang2 yang menenteng mereka tidak dapat mengalahkan mereka dan mereka hanya mendapat sedikit kerosakan sehinggalah datangnya kiamat mereka tetap dalam keadaan demikian.” Para sahabat bertanya “Dimanakah mereka hai Rasulullah?” Rasulullah menjawab “Di Baitul Maqdis dan disekelilingnya.”
(Hr Abdullah bin Ahmad dan Thabrani – para perawinya thiqah)
Semoga kita tetap terus memberikan doa, infaq dan boikot untuk mereka. Jangan hangat2 tahi himar je. Doa, infaq dan boikot dulu, kini dan selamanya.Yang lebih utama kita menjadi tonggak-tonggak Islam yg berilmu, beramal dan ikhlas.
Bukan sekadar penyokong kerana itu hanya lah buih2 yg lemah. Tonggak Islam mestilah berilmu sebanyak mungkin, mengamalkan segala ilmu Islam dan menyebarkan dan memperjuangkan ajarannya sehingga nafas terakhir.
Rujukan: Siaran tv Al-Jazeera, laman web al-Jazeera, buku al-Quds qadiyyah kullu muslim oleh Qardawi.
Email dari : awe_kmehe@yahoo.com [mygamis] Hamas dan pejuang palestin Boleh juga baca disini: http://akhisalman.blogspot.com/

Selasa, 4 November 2008

Gadis Melampau

Menurut majalah MANAR ISLAM, pada suatu hari, seorang gadis
yang terpengaruh dengan cara hidup masyarakat Barat
menaiki sebuah bas mini untuk menuju ke destinasi di
wilayah Iskandariah. Malangnya walau pun tinggal dibumi
yang terkenal dengan tradisi keislaman, pakaian gadis
tersebut sangat menjolok mata.

Bajunya agak nipis dan seksi hampir terlihat segala yang
patut disembunyikan bagi seorang perempuan dari pandangan
lelaki ajnabi atau mahramnya.Gadis itu dalam lingkungan 20
tahun. Di dalam bas itu ada seorang tua yang dipenuhi uban
menegurnya. 'Wahai pemudi! Alangkah baiknya jika kamu
berpakaian yang baik, yang sesuai dengan ketimuran dan
adat serta agama Islam kamu, itu lebih baik daripada kamu
berpakaian begini yang pastinya menjadi mangsa pandangan
lia r kaum lelaki.....' nasihat orang tua itu.

Namun, nasihat yang sangat bertetapan dengan tuntutan
agama itu dijawab oleh gadis itu dengan jawapan mengejek.
'Siapalah kamu hai orang tua? Apakah di tangan kamu
ada anak kunci syurga? Atau adakah kamu memiliki sejenis
kuasa yang menentukan aku bakal berada di syurga atau
neraka?' Setelah menghamburkan kata-kata yang sangat
menghiris perasaan orang tua itu gadis itu tertawa
mengejek panjang. Tidak cukup setakat itu, si gadis lantas
cuba memberikan telefon bimbitnya kepada orang tua tadi
sambil melafazkan kata kata yang lebih dahsyat. 'Ambil
hanphone ku ini dan hubungilah Allah serta tolong
tempahkan sebuah bilik di neraka jahannam untukku,'
katanya lagi lantas ketawa berdekah-dekah tanpa mengetahui
bahawasanya dia sedang mempertikaikan hukum Allah dengan
begitu biadab.


Orang tua tersebut sangat terkejut mendengar jawapan dari
si gadis manis. Sa yang wajahnya yang ayu tidak sama dengan
perilakunya yang buruk. Penumpang-penumpang yang lain
turut terdiam ada yang menggelengkan kepala kebingungan.
Semua yang di dalam bas tidak menghiraukan gadis yang
masih muda i tu yang tidak menghormati hukum hakam itu dan
mereka tidak mahu menasihatinya kerana khuatir dia akan
akan menghina agama dengan lebih teruk lagi. Sepuluh minit
kemudian bas pun tiba perhentian.

Gadis seksi bermulut celupar tersebut di dapati tertidur di
muka pintu bas. Puas pemandu bas termasuk para penumpang
yang lain mengejutkannya tapi gadis tersebut tidak
sedarkan diri.. Tiba tiba orang tua tadi memeriksa nadi si
gadis. Sedetik kemudian dia menggelengkan kepalanya. Gadis
itu telah kembali menemui Tuhannya dalam keadaan yang
tidak disangka. Para penumpang menjadi cemas dengan berita
yang menggemparkan itu.

Dalam suasana kelam kabut itu, tiba tiba tubuh gadis itu
terjatuh ke pinggir jalan. Orang ramai segera berkejar
untuk menyelamatkan jenazah tersebut. Tapi sekali lagi
mereka terkejut. Sesuatu yang aneh menimpa jenazah yang
terbujur kaku di jalan raya. Mayatnya menjadi hitam seolah
olah dibakar api. Dua tiga orang yang cuba mengangkat mayat
tersebut juga kehairanan kerana tangan mereka terasa panas
dan hampir melecur sebaik saja menyentuh tubuh si mayat.


Akhirnya mereka memanggil pihak keselamatan menguruskan
mayat itu. Begitulah kisah ngeri lagi menyayat hati yang
menimpa gadis malang tersebut. Apakah hasratnya menempah
sebuah bilik di neraka dimakbulkan Allah? Nauzubillah,
sesungguhnya Allah itu Maha Berkuasa di atas segala
sesuatu. Sangat baik kita jadikan ikhtibar dan pelajaran
dengan kisah benar ini sebagai muslim sejati. Jangan sekali
sekali kita mempertikaikan hukum Allah dan mahupun sunnah
RasulNya saw dengan mempersendakan atau ejekan.


Kata kata seperti ajaran Islam tidak sesuai lagi dengan
arus kemodenan dunia hari ini atau sembah yang tidak akan
buat kita jadi kaya dan seumpamanya adalah kata kata yang
sangat biadab dan menghina Allah, pencipta seluruh alam.
Ingatlah teman, kita boleh melupakan kematian, tetapi
kematian tetap akan terjadi bagi kita. Hanya masanya saja
yang akan mene ntukan bila kita akan kembali ke alam
barzakh. Janganlah menjadi orang yang bodoh, siapakah
orang yang bodohitu? Mereka itulah orang yang ingin
melawan Tuhan Rabbul alamin. Apabila anda enggan
melaksanakan suruhan Tuhan bererti anda ingin melawan arahan
Tuhan. Sewaktu di sekolah anda tertakluk dengan
undang-undang sekolah, dalam pekerjaan anda tertakluk
dengan undang-undang yang di lakar oleh majikan anda, di
dalam negeri anda tertakluk di bawah undang-undang negara
anda. Begitu taksub sekali anda terhadap undang-undang itu
hingga terlalu prihatin takut kalau melanggar
undang-undang itu. Apabila anda berpijak di bumi ini,
anda juga tertakluk dengan undang-undang yang telah di
gubal oleh yang menjadikan bumi ini.

Setiap Sultan ada taman larangannya, begitu juga Allah
swt. Taman laranganNya adalah perkara-perkara yang telah
diharamkan bagi hamba-hambaNya di muka bumi ini. Sama
samalah kita memohon agar Allah sentiasa memberi kita
petunjuk di atas jalan yang benar dan kekuatan
agar sentiasa dapat menjaga lidah kita.

*Dipetik dari majalah Iskandariah Mesir 'MANAR
ISLAM'

Jumaat, 24 Oktober 2008

Mantera Beradu

Malique feat m nasir

Masih belum sempurna

Gerakkan hati…. Hati gerakkan…..

Pandanglah aku…… akulah dia………….


Kulitku tebal ……….. ku kebal….. ingatku kebal…………….

Hanya berbual makan angin kembung perut mual…….

Resah dan tidak senang…..hidup tak pernah lenang……

Ku schizo paranoia takut pecah tembelang


Pecah tembelang…..peta dah hilang…..

Bangau dah pulang………….. suara sumbang………


Lidahku kaku tak selicin kuku

Teman baikku buku

Bini ku pena…tak pernah lena

Aku suka mengintai pantang ditenung

Berakhir pertelingkahan dalaman

Pasti belum


Ikut gerak hati……. Pena melayang

Dilihat dua layang pandang

Taklah segarang

Takat meradang

Tanya…………. Abang gedang, apa barang?

Badan macam badang

Main acap belakang parang


Kuhunuskan keris musuh ada pistol

Tradisi kekalkan adaptasi harus betul

Tujuh baris keramat…. Tujuh garis penamat

Baik berpada biar jahat asal selamat


Ramai saudaraku yang baik telah dipijak


Awan mendung yang berarak

Bawa tangis bawa resah

Rebah rindu yang terkumpul

Semua birat dan kalimah

Semua janji yang terikat

Lebur disisimu


Yo…. Ijazah terbaik datangnya dari jalanan

Dari pengalaman bercakap dan bersalam

Konflik motivasi cuba medatasi

Positif dan benci jadi inspirasi pagi

Peduli itu interpretasi basi pekakkan sebelah

Halang biar keduanya muka cantik

Soalan bodoh yang ditanya jadi melodinya

Lebih hina dari zina


Lu bikin dosa ku bikin prosa

Testosterone testarosa

Citacita sosa kl kl kosa nostra

Jalan berliku ku harung roller coaster

Gah sentosa tiada penyesalan

Luas pandangan jauh dah berjalan

Tak sempurna masih ada kejanggalan

Gagal merancang, merancang kegagalan


Awan mendung yang berarak

Bawa tangis bawa resah

Rebah rindu yang terkumpul

Semua birat dan kalimah

Semua janji yang terikat

Lebur disisimu


Kucing bawa tidur rimau bawa ngigau

Masuk tempat orang bawa otak bukan pisau


Naik bukit angkuh cakap ayah jangan risau

Turun bukit pucat dengar tiga miaww

Kucing bawa tidur rimau bawa ngigau

Masuk tempat orang bawa otak bukan pisau


Tolak pintu gua tiga kerat tenaga

Kosong tak dijaga sampai datang tiga naga

Ingat nak berlaga tapi takkan boleh menang

Menang dengan otak tak mesti dengan pedang


Sebelum jadi bangkai ikan koi renang-renang

Pura-pura salah jawapan untuk berang

Panggil lima kawan atau biar pergi laju

Risaukan perkara temeh kita takkan maju

Muka sama hijau hati siapa tahu

Merah dah menyala pasti mati siapa mahu

Gagap tiga kali bercakap benar saja


Panjat pokok buluh cari tukun air terjun

Naik sampai nampak dah terpegun turun

Tiga ular ikut lompat atau paut

Kalau lari mati jika jerut maut


Awan mendung yang berarak

Bawa tangis bawa resah

Rebah rindu yang terkumpul

Semua birat dan kalimah

Semua janji yang terikat

Lebur disisimu


Puisi hati mu……. Hati mu puisi

Palu hati ku palu hatiku


Kulit tak bersalin walau saling ganti baju

Pandang sini pandang sini

Ku berbahasa baku kata-kata nahu

Himpunan jadi Satu

Mantera beradu dengan irama dan lagu

Akhirnya sempurna…….

Mawi Fantasi

Program-program istimewa Astro sempena pernikahan Mawi-Ekin



*17 Disember 2008 (Rabu) - 9.30 malam

Oasis (saluran 106, Astro)

Kursus kahwin Mawi-Ekin (bahagian 1)

*18 Disember 2008 (Khamis) - 9.30 malam

Oasis (saluran 106, Astro)

Kursus kahwin Mawi-Ekin (bahagian 2)

*19 Disember 2008 (Jumaat) - 9.30 malam

Oasis (saluran 106, Astro)

Kursus kahwin Mawi-Ekin (bahagian 3)

*20 Disember 2008 (Sabtu) - 11 pagi

Oasis (saluran 106, Astro)

Siaran langsung majlis pernikahan Mawi-Ekin

*28 Disember 2008 (Ahad) - 11 pagi hingga 6 petang

Prima (saluran 105, Astro)

Siaran langsung majlis resepsi keluarga Mawi dari Felda Taib Andak, Johor

Dokumentari kisah cinta Mawi-Ekin

*11 Januari 2009 (Ahad) - 6 petang

Ria (saluran 104, Astro)

Dokumentari persiapan persandingan Mawi-Ekin

*11 Januari 2009 (Ahad) - 7.30 malam

Ria (saluran 104, Astro)

Siaran langsung majlis resepsi istimewa Mawi-Ekin dari Hotel Palace Of The Golden Horses

P/s :- Isk isk.. sampai macam tu sekali yer rancangan hiburan merakamkan saat saat detik perkahwinan seorang yang bergelar artis... dunia dah nak akhir zaman.... bukti masyarakat akhir zaman sukakan hiburan lebih pada ibadah...disana kelak kita belum tahu siapakah tetamu ALLAH yang hakiki.....

Kerenah pelajar-pelajar sekarang

Minggu lepas, memang heboh satu Malaysia dengan dua video klip yang melibatkan remaja Malaysia. Satu, video klip pelajar menendang guru & satu lagi aksi ‘Tayangan Perdana’ di Terengganu.

Tidak banyak yang aku hendak katakan tentang kejadian yang bagi aku sudah biasa sekarang ini. Beza’nya, kedua-dua situasi ini terakam dalam telefon bimbit. Terima kasih kepada kemajuan teknologi.

Melawan guru bukan perkara baru lebih-lebih lagi jika guru tersebut seorang yang kurang juga moral’nya. Melihat kepada video, guru tersebut sebenarnya yang over. Marah gunung berapi sekalipun, jangan main fizikal. Siapa pun akan melawan.

Remaja & keterujaan terhadap seks juga biasa. Kalau kau cukup lama dalam internet, kau pasti tahu mana untuk dapatkan klip video persis ‘Tayangan Perdana’ tersebut. Malah lebih dahsyat & professional. Jika jabatan pendidikan tahu, semua sekolah pasti di’geledah. Sekali lagi, terima kasih kepada kemajuan teknologi.

Satu sahaja harapan aku, ibu bapa lebihkan masa memantau aktiviti anak-anak. Dengan siapa mereka berkawan & bagaimana masa mereka di’habiskan. Cuma jangan sampai mengongkong, itu boleh timbul isu lain yang sama rumit’nya.